Patriarki Sebagai Sumber Penindasan

Dhika Anggoro Satrio

 


Lemahnya sosok wanita secara fisik jika dibandingkan dengan laki-laki merupakan salah satu dari berbagai alasan ter-realisasikannya ideologi patriarki dalam masyarakat. Laki-laki lebih dipercaya untuk memimipin, baik itu di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Kultur patriarki ini secara turun-temurun membentuk perbedaan perilaku, status, dan otoritas antara laki-laki dan perempuan di masyarakat yang kemudian menjadi hirarki gender. Continue reading

Advertisements

SATU SUARA DALAM DUA PENYAMPAIAN YANG BERBEDA

Muhammad Putera Sukindar


Membaca novel Gadis Pantai karya Pramodya Ananta Toer dan Perempuan di Titik Nol karya Nawal El Sadawi, sama halnya seperti mendengar curhatan dari dua orang perempuan mengenai permasalahan yang sama, namun hanya saja, perbedaan cara keduanya bercerita membuat saya betah berlama-lama untuk mendengarkannya; yaitu permasalah masyarakat patriarkis dalam dimensi ruang dan waktu pada masing-masing cerita. Continue reading

Antara Tradisi dan Modernitas

Faisal Fathur


Sejarah mestinya membuat orang belajar bahwa setiap zaman pasti memiliki tantangan yang berbeda. Dalam konteks marxisme, Karl Marx mengajarkannya secara tidak langsung melalui historisme-materialis. Dalam sepak bola, sejarah berevolusi menjadi rangkaian statistik yang mampu ditinjau setiap timnya. Pun di banyak hal lain, yang sekadar menunjukkan bahwa dari hari ke hari setiap peristiwa baru bisa saja muncul untuk menegasi peristiwa sebelumnya. Berangkat dari hal tersebut, saya coba memahami perbedaan antara cerita Gadis Pantai karangan Pramoedya Ananta Toer dan Perempuan di Titik Nol karangan Nawal el-Saadawi yang bertolak dari perbedaan landasan peristiwa yang dihadirkan.

Continue reading