Representasi Tuhan dalam Novel Semua Ikan di Langit

Ria T. R.

 

“Orang-orang yang percaya bahwa ia bisa menemukan penjelasan di balik keajaiban mungkin tidak percaya ‘keajaiban’ itu ada sama sekali.” (Semua Ikan di Langit, hal. 162)

Karya sastra dilahirkan dari pemikiran dan imajinasi yang diekspresikan seorang pengarang. Pegarang berusaha menyampaikan pengalaman, perasaan, ide, dan pemikirannya. Karya sastra yang mudah dipahami dan digemari adalah prosa yang biasa disebut fiksi. Fiksi dikenal dengan kisah khayalan, imajinatif, bersifat rekaan yang bertujuan memberikan hiburan. Continue reading

Cerpen Geriliya Kota karya Eka Kurniawan dan Matinya seorang Demonstran karya Agus Noor : Kajian Intertekstual

Putera Sukindar

 

Dalam membaca karya sastra penulis kerap mendapati sebuah kesamaan, seperti misalnya motif dalam cerita, yang ada di dalam karya pengarang lain. Hal ini penulis rasakan ketika membaca cerpen milik Agus Noor yang berjudul Matinya seorang Demonstran, yang memiliki kesamaan dengan cerpen Geriliya Kota karya Eka Kurniawan. Continue reading

Membedah Spiritualisme Kritis ala Ayu Utami dalam Novel Simple Miracles Telaah Intrinsik

Nopriandi Saputra

Sastra lahir, tumbuh dan hidup dalam masyarakat. Karya sastra diciptakan pengarang untuk dinikmati, dipahami, dan dimanfaatkan oleh masyarakat (Pradopo, 1997). Begitu pula dengan bahasa sebagai media yang digunakannya pun akan berbeda pada setiap pengarang.

Novel Simple Miracles merupakan novel yang mengambil isu yang cukup serius, yaitu masalah keyakinan, yang dimaksud ialah keyakinan terhadap hal yang spiritual. Terdiri dari tiga bab besar yaitu hantu, tuhan, tahun. Di mana dari judul bab nya sudah mempunyai unsur “spiritual”, Jika ketiga kata itu diputar-putar hurufnya bisa menjadi di antara dua kata yang lainnya. Continue reading

Citraan Ala Ziggy –Ambisiusitas Imaji Cipta Masyrarakat Jakarta

Nicko. P

Jakarta, kiranya selalu aduhai – diajak berdialog secara mana suka. Permasalahan yang sebenarnya bukan menjadi masalah – besar ataupun kecil. Namun, ini-lah Jakarta – sebagaimana kebudayaan – berbeda dengan lainnya. Jakarta, kerap kali menjadi hal yang terpusat bagi kaum urban ketika datang dan menyaksikan bagaimana ambisiusnya demokrasi terpimpin membangun dan mengubah segala yang mengandung ke-Bataviaan. Pembangunan yang terpusat pada pemerintahan, sejak dari zamannya Soeakarno, membuat Jakarta menjadi nomor satu – kiranya dunia, menjadi ambisi yang utama. Continue reading

Intrik Politik dalam Sudut Mati Karya Tsugaeda

Naswati

 

Perpolitikan erat kaitannya dengan kekuasaan. Arti politik menurut Aristoteles yaitu, Seni dan ilmu untuk meraih kekuasaan secara konstitusinal maupun nonkonstitusinal. Hal inilah yang membuat politik adalah jalan untuk bisa berkuasa.

Indonesia masih berumur  71 tahun, tentu politik di Indonesia masih sangat muda. Terdapat banyak intrrik dalam meraih kekuasaan. Dalam buku Sudut Mati (SM) karya Tsugaeda ini membahas tentang masalah politik. K Continue reading