PENGAJARAN DAN APRESIASI SASTRAANALISIS NOVEL PELABUHAN TAK BERTEPI KARYA HUSAINMU”NIS MENGGUNAKAN KAJIAN UNSUR INTRINSIK , EKSTRINSIKDAN SOSIOLOGI SASTRA

Oleh:
Anggi Ginanjar
PENDIDIKAN BAHASA (PB)
PROGRAM PASCA SARJANA (PPs)
UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
TAHUN 2016

ABSTRAK

 

Penelitian ini berjudul “Analisis Novel Pelabuhan Tak Bertepi Karya Husain Mu’nis”. Tujuan penelitian ini untuk Tujuan penelitian karya tulis ini dibuat supaya pembaca dapat mengerti dan memahami mengenai novel pelabuhan tak bertepi. Dan mengerti kondisi dan tradisi, kedudukan seorang ibu di mesir pada masa itu yang dikaji melalui unsur intrinsik atau ekstrinsik maupun melalui sosiologi sastra nya. Sumber data penelitian ini adalah novel Pelabuhan Tak Bertepi karya Husain Mu’nis yang diterbitkan oleh NAVILA pada Februari tahun 2009. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengamatan, pemahaman dan penjabaran atau penafsiran. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik Pembacaan heuristic,teknik pembacaan hermeneutik dan pengamatan dengan dokumen yang berupa karya sastra novel Pelabuhan Tak Bertepi karya Husain Mu’nis. Analisis data dilakukan dengan mendeskripsikan data dan menyesuaikannya dengan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tema novel ini adalah seorang wanita yang ingin menantang tradisi mesir agar anaknya menjadi lebih baik, sehingga ia tidak dihargai dalam keluarga. Amanat  novel ini adalah tidak pantas meremehkan seorang wanita karena semua wanita itu harus dihargai dan dihormati apalagi seorang ibu. Tokoh-tokoh dalam novel ini: Nadia (utama) dengan watak penyabar, gigih, rajin, teliti, tegas dan cerdas; Majid yang memiliki watak lembut, ramah, tidak konsisten, kurang tegas dan emosional; Thariq yang memiliki watak pembangkang, egois, tidak sopan,pembohong dan sombong. Semua tokoh dilukis dengan teknik dramatik dan juga dilukiskan dengan teknik ekspositori. Berdasarkan kriteria urutan waktu, novel Pelabuhan Tak Bertepi  memiliki plot lurus (progresif/maju) karena sesuai dengan kronologi. Latar tempat dalam novel Pelabuhan Tak Bertepi adalah di rumah, di kedutaan besar, toko baju, di jalan perumahan, dan di universitas; latar waktu adalah pada siang hari, pagi hari, malam hari, sore hari, subuh hari, dan pada dini hari; latar sosial terjadi pada di lingkungan mesir, di lingkungan keluarga menengah ke bawah, dan di lingkungan keyakinan masyarakat mesir yang masih merendahkan wanita. Novel Pelabuhan Tak Bertepi menggunakan sudut pandang dimana pengarang di dalam novel “Pelabuhan Tak Bertepi “ sebagai orang ke tiga, karena pengarang menggunakan nama orang lain.

Continue reading

Advertisements

Teori Apreasiasi dan Sastra Mengkaji sebuah Novel “A Single Shard” Karya Linda Sue Park dari sudut pandang Antropologi Sastra

oleh :

Nicholas Samuel   

UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA

PROGAM PASCASARJANA PENDIDIKAN BAHASA

2016

 

 

ABSTRAK

Nicholas Samuel p. Mengkaji sebuah Novel “A Single Shard” Karya Linda Sue Park dari sudut pandang Antropologi Sastra .Pendidikan Bahasa .Universitas Negeri Jakarta .Jakarta, 2016

 

Novel yang menggunakan seting Korea abad ke-12 ini menghadirkan salah satu warisan budaya Korea yang sangat tersohor: keramik seladon. Korea memang dikenal dalam sejarah sebagai produsen keramik seladon terindah di dunia pada abad kesebelas dan kedua belas. Kisah dalam A Single Shard berpusat pada kehidupan Tree-ear, bocah laki-laki yatim piatu yang tinggal di kolong jembatan di desa Ch’ulp’o bersama Crane-man, lelaki tua berkaki satu. Ch’ulp’o adalah desa produsen keramik, sehingga tidak mengherankan jika Tree-er pun tertarik menciptakan keramik. Karena memecahkan kotak keramik Min, seorang pengrajin keramik, Tree-ear memutuskan bekerja untuk Min. Memotong kayu bakar yang akan digunakan Min di tungku pembakaran. Mengangkut tanah liat dan mengeringkannya untuk menghasilkan glasir seladon. Mengumpulkan  cangkang tiram yang akan digunakan sebagai penyangga dalam tungku pembakaran. Itulah yang Tree-ear lakukan untuk Min dengan harapan akan diajari membuat keramik seladon. Namun Min bergeming, tidak mau mengajari Tree-ear. Apalagi ada aturan yang menyatakan bahwa seorang pengrajin keramik hanya bisa mengajari anaknya sendiri, dan Tree-ear bukanlah anak Min.

Kata Kunci : Antropologi sastra , A single shard

Continue reading

ANALISIS NOVEL RINDU KARYA TERE LIYE

   oleh :

Eni Mulyani

PENDIDIKAN BAHASA (PB)

 PROGRAM PASCA SARJANA (PPs)

UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA

TAHUN 2016

 

ABSTRAK

Penelitian ini di latar belakangi oleh konsep sosiologi sastra yang didasarkan pada dalil bahwa karya sastra ditulis oleh seorang pengarang, dan pengarang merupakan makhluk yang mengalami sensasi-sensasi dalam kehidupan empirik masyarakatnya. Sosiologi sastra berupaya meneliti hubungan sastra dengan kenyataan masyarakat dalam berbagai dimensinya.

Sosiologi sastra merupakan pendekatan yang bertolak dari orientasi kepada semesta, namun bisa juga bertolak dari orientasi kepada pengarang dan pembaca. Karya sastra dilihat hubungannya dengan kenyataan, sejauh mana karya sastra itu mencerminkan kenyataan yang menggambarkan kehidupan dari kenyataan sosial.

Analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan keadaan nyata masyarakat pada Novel Rindu karya Tere Liye. Metode ini mengumpulkan kata-kata dan dialog yang berhubungan dengan kenyataan sosial masyarakat dalam pengumpulan data. Objek penelitian pada novel Rindu karya Tere Liye adalah analisis sosiologi pada masyarakat. Teknik pengumpulan data  yaitu (1) Membaca dan memahami novel Rindu karya Tere Liye, dan (2) mengelompokan data. penelitian tersebut, ditemukan keadaan social sebenarnya yang terjadi pada masyarakat Indonesia yaitu : (1) interaksi Sosial (2)Nilai norma social (3) status social (4) kebudayaan (5) aturan di masyarakat dan perubahan social. Berdasarkan hasil analisis data dapat di simpulkan bahwa gambaran dari hubungan social ng terjadi pada saat colonial yang terdapat pada novel Rindu karya Tere Liye dengan masa colonial di Indonesiasangat dekat.

Continue reading

PERJUANGAN TOKOH WANITA DALAM NOVEL ‘LADY SUSAN’ KARYA JANE AUSTEN (KAJIAN KRITIK SASTRA FEMINISME LIBERAL)

oleh:

Reny Juliana

ABSTRAK

Reny Juliana. Perjuangan Tokoh Wanita dalam Novel Lady Susan Karya Jane Austen (Kajian Kritik Sastra Feminisme Liberal). Universitas Negeri Jakarta. 2016

 

            Karya sastra merupakan gambaran kehidupan manusia dalam hubungannya dengan Tuhan, manusia lain, dan alam sekitar. Hubungan tersebut tentunya bersifat dinamis sehingga karya sastra yang dihasilkan manusia juga berubah sesuai jamannya. Fenomena kawin paksa merupakan fakta yang terjadi di masyarkat dan dominan dalam novel-novel feminis. Tokoh-tokoh muda di dalam novel tersebut mengkritisi, berjuang dan melawan kawin paksa yang diatur oleh orang tua atau keluarga.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strukur tokoh-tokoh dalam novel Lady Susan dan bagaimana perjuangan tokoh-tokoh tersebut dalam melawan perjodohan atau kawin paksa. Selain itu, analisis tentang prinsip-prinsip feminisme liberal juga akan dikaji.

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan studi pustaka dan tidak terikat tempat penelitian. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Juli 2015 sampai dengan Desember 2015. Data yang diperoleh merupakan telaah dokumen novel Lady Susan karya Jane Austen. Catatan lapangan berupa deskripsi atau gambaran dan refleksi berupa perenungan. Peneliti menggunakan trianggulasi data untuk mendapatkan data yang sama agar dapat ditarik kesimpulan yang lebih lengkap. Teknik analisis data bersifat kualitatif dan memerlukan penjelasan secara deskriptif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada prinsip pikiran feminisme liberal yang digambarkan dalam novel Lady Susan karya Jane Austen. Prinsip yang ada dalam novel Lady Susan adalah perjuangan tokoh-tokoh wanita  untuk menentang kawin paksa dan mendapatkan hak dan kebebasan untuk menentukan pilihan hidupnya.

Continue reading

PENGGUNAAN GAYA BAHASA DAN CITRAAN DALAM LIRIK LAGU “KAU SEPUTIH MELATI” KARYA SAMMY SIMORANGKIR

oleh :

ANTONIA KURNIATI

Abstrak: – Lirik lagu adalah ekspresi tentang sesuatu hal yang dilihat atau didengar seseorang atau yang dialaminya. Dengan melakukan permainan kata serta bahasa untuk menciptakan daya tarik dam kekhasan terhadap lirik lagu yang dilakukan oleh seorang pencipta lagu. sebuah lagu terdiri dari beberapa unsur, yaitu: melodi, lirik, aransemen, dan notasi. Lirik adalah syair atau kata-kata yang disuarakan mengiringi melodi. di dalamlagu  terdapat beberapa gaya bahasa dan pencitraan yang diciptakan oleh pengarangnya untuk memperindah lirik lagu.

 

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan citraan, majas, dan makna dalam lirik lagu Kau Seputih Melati Sammy Simorangkir: Tinjauan Stilistika. Penelitian ini  menggunakan  metode  kualitatif  diskriptif.  Sumber  data  penelitian  ini adalah kumpulan lirik lagu Kau Seputih Melati Sammy Simorangkir. Data dalam penelitian ini berwujud ungkapan yang terdapat dalam lirik lagu Kau Seputih Melati Sammy Simorangkir.  Pengumpulan  data  dalam  penelitian  ini  adalah  teknik pustaka  simak  dan  catat.Teknik  validasi  data  menggunakan  triangulasi sumber. Teknik analisis data dengan memanfaatkan metode pembacaan model semiotik yang terdiri atas pembacaan heuristik dan hermeneutik. Pelaksanaan penellitian menggunakan kerangka berfikir induktif. Prosedur penelitian meliputi tahap persiapan, pengumpulan data, analisis data dan penyusunan laporan penelitian. Berdasarkan analisis data, penelitian ini dapat disimpulkan bahwa factor kemenarikan lirik lagu karya Sammy Simorangkir adalah    citraan yang bervriasi dalam lirik lagu Kau Seputih Melati Sammy Simorangkir meliputi dua jenis citraan. Dari kedua jenis citraan, citraan penglihatan yang paling dominan. Disusul citraan penciuman. Penggunaan majas sebagai media untuk memperoleh dan menciptakan citraan sehingga gambaran lebih jelas dan hidup. Penggunaan majas metafoa merupakan   majas   yang   paling   dominan.   Hampir tidak ada majas lain dalam lagu ini.

Kata kunci: Citraan, Majas, Lirik lagu, Stilistika.

Continue reading

ANALISIS NOVEL KAWIN KONTRAK KARYA SAIFUR ROHMAN BERDASARKAN TEORI FEMINISME MARXIS

Oleh: Nanik (7316150628)

Program Studi Pendidikan Bahasa (S2)

Program Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta

2016

ABSTRAK

Kata Kunci : Feminisme Marxis

Novel Kawin Kontrak Karya saifur Rohman merupakan novel pemenang Lomba Menulis Novel remaja. Novel ini terdapat unsur feminisme marxis, yaitu perjuangan seorang perempuan dalam menyetarakan agar sederajat dengan laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur dan feminisme marxis yang terkandung dalam novel Kawin Kontrak karya Saifur Rohman.

Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif kualitatif, analisis data dilakukan dengan cara teknik analisis data yaitu, membaca teks novel secara keseluruhan, mengelompokkan data, menganalisis teks novel tersebut secara saksama. Berdasarkan pembahasan hasil analisis terhadap 7 judul teks dalam novel Kawin Kontrak karya Saifur Rohman, terdapat beberapa penindasan terhadap perempuan yang tergambar dalam novel ini dari segi; Diskriminasi terhadap Perempuan, Perbedaan Kedudukan antara Perempuan dan Laki-laki, Perbedaan Gender dalam Rumah Tangga, dan Perbedaan Pekerjaan Perempuan Membedakan Status dan Kelas Sosial.

Continue reading

ANALISIS SEMIOTIK PUISI-PUISI DALAM FILM ADA APA DENGAN CINTA2

Disusun Oleh:

Andreas Candra Yoga Pamungkas

7316150644

Diajukan untuk memenuhi tugas UAS

Mata Kuliah Teori, Apresiasi dan Pengajaran Sastra

Dosen Pengampu:

Dr. Zuriyati, M.Pd

Dr. Saifur Rohman, M.Hum

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA

PASCASARJANA UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA

2016

 

ABSTRAK

Kata Kunci: Semiotik, Puisi

Puisi menjadi bagian tak terpisahkan di kemunculan film Ada Apa Dengan Cinta. Penelitian ini mencoba untuk menginterpretasikan puisi-puisi yang muncul dalam film AADC 2.

Masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana interpretasi puisi-puisi dalam film AADC 2 dalam kajian struktural semiotik dengan melakukan pembacaan heuristik dan hermeneutik. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap makna hasil interpretasi puisi-puisi dalam film Ada Apa Dengan Cinta 2.

Manfaat penelitian ini secara teoritis adalah dapat digunakan untuk menambah wawasan berkaitan dengan kajian semiotik secara heuristik dan hermeneutik.Manfaat penelitian ini secara praktis dapat digunakan oleh pengajar dan siswa sebagai contoh bentuk interpretasi puisi.

Landasan teori yang digunakan adalah strukuralisme semiotik dan hermeneutik.Metode penelitian yang dilakukan adalah dengan pendekatan kajian semiotik dan hermeneutik.Pendekatan ini dilakukan melalui pembacaan secara heuristik yakni memahami tanda-tanda/symbol-simbol dalam karya sastra unuk kemudian ditambahkan kata-kata dan dirangkai menjadi kalimat-kalimat yang sesuai struktur kebahasaannya. Sedangkan pendekatan hermeneutik dilakukan pembacaan berulang untuk menginterpretasikan makna dari kalimat-kalimat yang sudah terstruktur dari proses pembacaan heuristik.

Continue reading