Mempelajari wawasan nusantara sudah pasti kita harus melepaskan atribut suku, agama, ras, dan golongan. Nusantara, semua hal masuk ke dalamnya. Belajar mengenai wawasan nusantara, mengingatkan saya pada islam nusantara.

Saya tidak berniat untuk menjabarkan apa itu islam nusantara, sebab saya juga masih mendalaminya. Wacana islam nusantara sendiri banyak yang membawa. Salah satu yang pernah saya dengar yaitu dari Emha Ainun Nadjib, atau Cak Nun.

Tiap jumat pekan kedua, ada acara bertajuk Kenduri Cinta di Taman Ismail Marzuki. Cak Nun mengisinya. Kebanyakan pemuka agama, sibuk memberi definisi materiil terhadap ayat-ayat Al Quran. Misalnya khalifah, ada sekelompok islamis yang kemudian mengartikan sebagai kepemimpinan non negara. Padahal dalam menafsirkan Al Quran, dibutuhkan lebih dari sekadar teks, yaitu konteks.

Lalu mungkinkah Indonesia mewujudkan khilafah? Kemudian Cak Nun memberi penjelasan. Bukankah tiap manusia memang dilahirkan untuk menjadi khalifah di muka bumi? Indonesia harus mewujudkan khilafah. Tapi bentuk khilafah yang semisal dibawa oleh Hizbut Tahrir Indonesia, bukan berarti yang paling benar.

Khilafah itu ditumbuhkan dalam diri-diri manusia itu sendiri. Panutannya sudah cukup jelas kita dapatkan dari Muhammad SAW. Sidiq, Amanah, Tablig, Fatonah.  Benar, dapat dipercaya, menyebarkan, dan cerdas.

Bahaya memang acapkali menafsirkan keislaman dengan Arab-sentris. Sebab tak semua hal yang ada di Arab kemudian harus kita adaptasi. Jauh sebelum ada para ustad artis, kita mengenal para wali atau sunan. Mereka tidak memaksa masyarakat kala itu untuk mengikuti Arab, tapi menusantarakan islam. Sebab Islam terlalu sempit apabila hanya dijadikan identitas suatu negara.

Apabila kita telah menguasai atau setidaknya telah memahami wawasan nusantara, sudah seharusnya pertikaian antar SARA ini bisa kita hindarkan. Kita bisa lagi bergandeng tangan.

 

-tulisan ini untuk mata kuliah kewarganegaraan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s