Muhammad Rifqi


Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas dua karya fenomenal karya perempuan dari titik nol karya Nawal Elsadawi yang berasal dari Arab dengan karya Gadis Pantai dari Pramudya Ananta Tour asal indonesia.

Pertama, saya akan membahas tentang novel gadis pantai. Novel ini bercerita tentang seorang gadis yang hidup di pantai Jepara ia adalah anak seorang anak nelayan yang berasal dari keluarga sederhana. Pada umur 14 Tahun ia di paksa menikah dengan Bendoro seorang lelaki kaya raya di kampungnya, ia juga berasal dari keluarga ningrat. rencana pernikahan merekapun terbilang singkat, hanya beberapa hari dari proses perkenalan, rencana lamaran sampai pernikahan.,

Dan dalam novel tersebut sosok bendoro di beri perumpamaan di nikahkan dengan sebuah keris ini menggambarkan sosok bendoro yang begitu superior  secara struktur sosial –laki dihadapan gadis pantai.

Setelah menikah pun nampaknya merupakan awal bencana bagi si gadis pantai bagaimana tidak, setelah ia di paksa meninggalkan ibunya untuk tinggal bersama bendoro.

Setelah ia tinggal di rumah bendoro Gadis Pantai berganti nama menjadi Mas Nganten ia pun tinggal bersama dengan seorang pembantu tua yang sangat menyayanginya, sementara suaminya tak pernah ada dirumah.

Namun yang menarik disini tokoh gadis pantai ini tidak melakukan perlawanan dan cenderung pasrah, bahkan ketika pembantu yang menyayangi gadis pantai pun di pecat gadis pantai tidak bisa berbuat apa-apa bahkan ketika nyawanya terancam oleh pembantu baru yang dipekerjakan bendoro.

lebih menyedihkan lagi ketika usia pernikahan mereka berjalan tiga tahun ketika gadis pantai melahirkan bayi permpuan naas bagi gadis pantai alih-alih bendoro senang, justru ia mengusir gadis pantai, menceraikan bahkan tidak diperkenankan membawa anaknya.

Kisah gadis pantai ini merupakan realitas masyarakat tradisional, dimana lelaki di tempatkan pada derajat tertinggi namun celakanya sikap itu melahirkan kesewenang-wenangan Yang mengakibatkan penindasan pada kaum perempuan. Ditambah pandangan yang mengatakan perempuan harus menuruti keinginan suami nah pandangan ini di salah artikan sebagian lelaki jadi mereka bebas melakukan apapun terhadap perempuan, padahal ada hak-hak yang harus dipenuhi laki-laki yaitu kasih sayang, nafkah,dan hak untuk dihormati dan dihargai sebagai seorang perempuan. Karena perempuan itu punya hati dan rasa yang wajib dijaga para lelaki.

Berbanding terbalik dengan kisah gadis pantai yang menampilkan kisah pilu perempuan jawa yang manut manut. saja perempuan Dari titik nol merupakan perjuangan heroik seorang perempuan  yang bernama firdaus melawan penindasan seorang makhluk yang bernama laki-laki.

Alkisah firdaus adalah anak perempuan miskin ayahnya menelantarkan dirinya dan keluarganya. Ibunya pun tak berdaya melawan kesewenang-wenangan bapaknya.

Setelah itu pun firdaus mulai mengenal  sex ketika ia berhubungan badan dengan Muhammadain teman bermainnya tak cukup sampai disitu firdaus juga kerap dilecehkan dipamannya sendiri.

Setelah itu firdaus di bawa ke Kairo kebetulan pamannya belajar di sana sekalian menyekolahkan firdaus sampai SMA.

Malang bagi Firdaus istrinya tak suka dengannya lalu petaka pun di mulai, firdaus dinikahkan dengan syeikh Mahmoud seorang yang sudah uzur umurnya. Bukan kebahagiaan didapat malah ia mendapat tindak kekerasan ia dipukul sampai berdarah. Bukan hanya sekali ia di sakiti mulai dari bayoumi, dimanfaatkan Syafira untuk melayani lelaki hidung belang.

Sampai akhirnya ia menemukan harapan baru ketika ia bertemu seorang pengusaha dan memberikan “kenikmatan”  dan di bayar 10 pon.

Setelah itu ia sempat “tobat” sesaat dengan bekerja sebagai karyawan dan menemukan cinta yang baru, pada diri Ibrahim. Namun apadaya cinta itu pupus bertepuk sebelah tangan.

Kisah patah hati firdaus tak membuatnya patah arang, ia bertranformasi menjadi pelacur kelas wahid ia tak sembarangan ia memilih pelanggan yang akan ia layani.

Kisah ini memberikan perbedaan mendasar budaya arab dan jawa

Budaya jawa menekankan  pada budaya narimo sekalipun hal itu bersifat tidak adil.

Budaya arab yang keras jujur dan blak-blakan membuat masyarakatnya lebih bisa punya kekuatan tersendiri jika ditindas.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s