Optimisme atau Keangkuhan?

Optimisme atau Keangkuhan?

Oleh: Ria T. R.

 

“Seorang lelaki bisa dihancurkan tetapi tidak dikalahkan”

Hemingway, Lelaki Tua dan Laut –2016

 

Lelaki Tua dan Laut atau judul aslinya The Old Man and The Seaadalah kesuksesan besar bagi penulisnya yaitu Ernest Hemingway ketika diterbitkan pada tahun 1952. Sekilas novelet yang terdiri dari 102 halaman ini akan menjadi cerita yang sangat sederhana yaitu tentang seorang nelayan tua dari Kuba (Santiago). Lelaki Tua dan Laut berhasil menghidupkan kembali seorang Ernest Hemingway sebagai penulis. Cerita ini berkontribusi besar atas pengakuan terhadap penulis dunia Ernest Hemingway dengan penghargaan Nobel Prize fro Literature.

Bercerita mengenai seorang nelayan Kuba bernama Santiago dan seorang anak laki-laki bernama Manolin. Ia pergi melaut lebih jauh dari biasanya. Sebelumnya selama 84 hari ia melaut namun tidak mendapat ikan seekorpun. Hingga pada suatu siang ada ikan marlin besar yang memakan umpannya. Perjuangan yang sederhana namun tidak sia-sia. Setelah membaca buku ini, judul yang tepat mungkin bukanlah Lelaki tua dan Laut, namun Lelaki Tua dan Ikan karena lebih banyak menceritakan tentang Santiago dan ikan hasil lautnya. Meskipun latar tempat yang digunakan adalah laut dan laut menjadi elemen utama dalam novelet ini.

Hemingway membayar mahal untuk perhatian yang luar biasa pada keterampilan yang Santiago gunakan untuk mencari ikan. Santiago membiarkan ikan marlin besar itu untuk bergerak kemana ia mau. agar ikan itu tidak merusak kail atau ia akan kehilangan ikan besar ini; tapi dia dan perahunya terseret ke laut dalam 3 hari lamanya. Ia bahkan lebih tabah dari samudra itu sendiri. Orang-orag disekelilingnya mencaci dan mencerca semangatnya sebab ia tua dan (mungkin) rapuh. Santiago disebut-sebut sebagai salaoatau tersial dari yang tersial. Lebih parah lagi ada seorang anak bernama Manolin yang ingin bergaul dengannya namun tidak diperbolehkan orangtuanya karena mereka menganggap Santiago membawa kesialan. Pergolakan psikologis yang dialami Santiago disampaikan oleh Hemingway dengan cukup detil. Dimulai dari ia dijauhi oleh orang sekitar sampai ia berlayar pada malam hari dengan peralatan sederhana atau bahkan seadanya. Ia bertemu degan gerombolan ikan terbang, lumba-lumba, sampai umpannya dimakan oleh seekor ikan marlin. Santiago berkeyakinan bahwa Ia sebagai laki-laki tak boleh kalah apalagi ia adalah seorang nelayan. Adalah sebuah kegagalan apabila seorang nelayan yang melaut namun tak mampu menangkap ikan seekorpun.

“Seorang lelaki bisa dihancurkan tetapi tidak dikalahkan” – halaman 81

Keyakinan Santiago dalam berperang melawan ikan marlin tangkapannya tidak sia-sia. Seperti yang ia sampaikan dalam monolog yang tersebar dalam buku ini. . Kesederhanaan Santiago dalam menjalani kehidupan yang serba terbatas dan bersyukur merasa telah tercukupi. Sika optimisme yang bersarang pada Santiago merujuk pada pertanyaan apakah ia benar-benar bertekad untuk mencari ikan atau justru ia hanya ingin membuktikan kepada orang-orang yang menghinanya bahwa ia bukan Santiago yang paling sial dari yang tersial.

Sifat kerelaannya atas hasil tangkapannya tetap ia syukuri. Seburuk apapun hasil tangkapannya ia mampu menunjukkan kepada teman-temannya di teras dan berbangga karena akhirnya ia mampu menangkap seekor ikan yang tidak diduga-duga sebelumnya. Hemingway mencoba menyampaikan kepada pembaca bahwa sesederhana hidup ini, kita tidak akan berhenti menemui ujian meskipun satu ujian telah kita lewati sebab hidup ini bak samudera semakin jauh kita berlayar semakin banyak rintangan yang menanti.

“Setiap hari adalah hari yang baru. Itu lebih baik dari keberuntungan. Tapi aku harus seksama. Kemudian saat keberuntungan itu datang, aku telah siap”–Halaman 29

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s