Lelaki Tua Dan Laut: Singa-Singa, DiMaggio, dan Bunda Maria

Lelaki Tua Dan Laut: Singa-Singa, DiMaggio, dan Bunda Maria

Oleh Dhika Anggoro Satrio

 

Lelaki Tua dan Laut karya Ernest Hemingway adalah kisah di mana Hemingway tampaknya menunjukkan bahwa, setidaknya dalam tatanan alam, manusia dapat menemukan martabat dan keindahan untuk belajar memahami misteri kekuatan manusia.

Santiago (tokoh sentral dalam novel) adalah seorang nelayan tua asal Kuba. Di awal cerita diceritakan, Santiago tidak mendapat ikan sama sekali selama delapan puluh empat hari. Meskipun ia sial dan tua, namun ia penuh keberanian. Dia memiliki jiwa petualang, daya tahan, kekuatan besar dan nelayan yang gigih. Dilatarbelakangi oleh harga dirinya, ia memberanikan diri pergi begitu jauh ke laut untuk mencari Marlin besar. Dan benar saja kali ia berhasil menangkap ikan marlin raksasa yang ditarik perahu selama dua hari dua malam. Tapi dia terpaksa kalah dalam pertempuran melawan hiu yang mengincar marlinnya. Perjuangan Santiago melawan hiu sangat sulit. Perjuangan tampaknya menghancurkan kepercayaan dan keberanian. Tapi meskipun kelelahan dan kekuatan fisik mulai melemah, ia tetap bertahan.

Salah satu sumber kekuatan Santiago bisa bertahan adalah mimpinya tentang singa yang pernah ia lihat di pantai Afrika. Di masa kecilnya ia telah berlayar ke Afrika. Selama tidur, ia bukan memimpikan isterinya yang sudah meninggal, melainkan selalu bermimpi tentang singa-singa. Singa di pantai Afrika itu telah menghantuinya dan menjadi simbol kekuatan untuk nelayan tua itu. Mereka menjadi sumber inspirasi. Singa telah meninggalkan kesan abadi dalam pikirannya. Setiap kali dia pergi tidur dia bermimpi tentang singa. Mimpi singa memenuhi dirinya dengan keberanian dan kepercayaan diri untuk melaut begitu jauh seorang diri.

Sumber lain kekuatan Santiago adalah pemain bisbol terkenal, DiMaggio. Santiago mengidolakan DiMaggio laiknya seorang pahlwan. Dia melihat pahlawan besar sebagai simbol kekuasaan. Dia bangga dengan fakta bahwa ayah DiMaggio adalah seorang nelayan. Selama perjuangan keras melawan marlin raksasa, Santiago ingat bagaimana pahlawannya melakukan segala sesuatu dengan sempurna dalam pertandingan. Dia ingin menjadi laiknya DiMaggio. DiMaggio adalah sumber lain tak berujung dari kekuatan spiritual untuk nelayan tua selama perjuangan dua hari yang melelahkan, ia telah menangkap marlin; pikirnya, DiMaggio akan bangga padanya. Belum lagi setelah Santiagoberhasil membunuh hiu Mako, ia membayangkan bagaimana pahlawannya akan mengagumi kebatannya.

Santiago masih memiliki satu sumber kekuatan spiritual. Yaitu imannya kepada Tuhan, meskipun ia tidak terlalu religius tetapi ia bernazar akan mengucapkan doa 'Bapa Kami' dan 'Salam Maria' sepuluh kali saat menangkap ikan raksasa. Dia berjanji untuk berziarah ke Virgin de Cobre, jika ia menangkap ikan. Dia berdoa, "Terpujilah Maria, Rahmat Tuhan meliputimu. Terpujilah engkau di antara para wanita dan terpujilah rahimmu. Maria, Bunda Yesus yang suci , berkatilah kami para pendosa, sekarang dan saat kami mati, Amin ". Dia membacakan doa ini berkali-kali selama perjuangannya dengan ikan raksasa. Semua sumber-sumber kekuatan dan keberanian didapatkan Santiago untuk menanggung perjuangan keras dan menanggung penderitaan.

Tema kebutuhan manusia akan kekuatan dan keberanian untuk mencapai martabat dan nasib meresapi Lelaki Tua dan Laut. Aktualisasi ini bahkan bisa dilihat di saat-saat ketika Santiago sendiri di laut lepas. Ia menjadikan sesuatu yang tidak ada di dekatnya menjadi sumber kekuatan: makhluk dari dalam mimpi; idolanya yang hanya dilihatnya di koran lama; dan keimanan pada sosok Tuhan. Kehidupan nelayan begitu sederhana, berjuang menghadapi konflik. Tapi ada keanggunan dalam penerimaan terhadap realitas muram dan kebanggaan dalam kemampuan untuk membawa yang terbaik dari apa yang ia perjuangan itu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s