Lelaki Tua dan Laut : Ketika pertarungan baru akan dimulai

Lelaki Tua dan Laut : Ketika pertarungan baru akan dimulai

Oleh : Muhammad Bismo Pratomo Yudanto

Ernest Miller Hemingway (lahir 21 Juli1899 – meninggal 2 Juli 1961 pada umur 61 tahun) adalah seorang novelis, pengarang cerita pendek, dan wartawan Amerika.  Dia telah menulis banyak judul novel. Tapi kali ini yang saya bahas adalah novelnya yang berjudul “Lelaki Tua dan Laut”.

Novel ini menurut saya agak membosankan di awal. Di mana hanya menceritakan kehidupan sang lelaki tua yang sulit dan bagaimana ia diejek nelayan lain karena ia tidak pernah mendapatkan ikan. Lalu kali ini saat ia mulai perjalanannya melaut, ia mendapatkan ikan yang sangat besar yang ditaklukkannya setelah bertarung selama 3 hari dengan ikan itu.  Cerita saat ia bertarung dengan ikan itu juga membosankan menurut saya.

Menurut saya, cerita mulai menarik saat sang lelaki tua dalam perjalanannya pulang. Ada hiu yang mencium bau darah yang keluar dari ikan tangkapannya. Hiu itu mulai menyerang ikan hasil tangkapannya. Dia berhasil membunuh hiu yang menyerang ikan hasil  dengan menusukkan seruitnya ke kepala si hiu, tapi itu semua belum berakhir. Ikan hasil tangkapannya terluka dan mengeluarkan darah lagi, dan itu akan mengundang hiu lain untuk datang. Dia telah berlayar selama dua jam setelah serangan hiu itu, selama dua jam itu ia sempat beristirahat dan sesekali memakan daging ikan marlin lain yang telah ia tangkap sebelumnya untuk mengembalikan tenaganya yang terkuras setelah melawan hiu dan ikan besar hasil tangkapannya. Ketika ia beristirahat itulah ia melihat dua ekor hiu yang datang ke arahnya.  Tapi tidak seperti ikan hiu yang sebelumnya ia telah kalahkan, hiu yang satu mulai berbelok dan menghilang dari pandangan. Saat itu tiba-tiba perahu bergoyang dan ternyata hiu itu menyerang dari bawah dan mulai menarik-narik daging ikan hasil tangkapannya. Hiu yang lainnya datang dengan cepat dan menggigit di bagian yang telah tergigit sebelumnya. Sang lelaki tua tentunya tidak tinggal diam dan menusuk kepala si hiu dengan pisau yang telah dia ikat ke dayung miliknya. Hiu itu melepaskan gigitannya, lalu tenggelam dan mati. Perahu masih bergoyang karena hiu yang menyerang dari bawah mengoyak ikan tangkapannya. Sang lelaki tua kemudian melepaskan tali layar sehingga menjadi miring dan membuat si hiu terlihat ke permukaan. Dengan cepat si lelaki tua menusukkan pisau ke kepala hiu yang cukup keras beberapa kali hingga akhirnya hiu itu mati. Kulit keras hiu itu membuat bahu si lelaki tua sakit sakit setelah menusuknya.

Sang lelaki tua tidak ingin melihat ikan hasil tangkapannya itu, dia yakin banyak daging yang telah dimakan oleh hiu-hiu itu. Tapi ikan itu masih mengundang hiu lain untuk datang. Kali ini hanya satu hiu yang datang dan sang lelaki tua berhasil membunuh hiu itu, tapi ia harus kehilangan pisaunya karena patah saat melawan hiu itu. Dua hiu lain datang dan ia hanya memiliki tongkat pemukul untuk melawannya. Dia sudah sangat pesimis dengan perlawanan yang akan ia lakukan, hingga akhirnya ia meyakinkan diri untuk melawan sampai mati. Dua hiu yang menyerangnya berhasil ia buat mundur pada hati itu. Tapi saat tengah malam, datang lah hiu secara berkelompok. Ia akhirnya kalah setelah bertarung susah payah dengan sekelompok hiu itu. Setelah itu dia terus melaju dan hanya fokus mengemudi kapal dan tidak mempedulikan lagi hiu-hiu yang menyerang bangkai ikan tangkapannya. Akhirnya ia berhasil kembali ke rumahnya. Tulang besar sisa ikan itu membuat nelayan lain kagum pada lelaki tua itu, karena mereka tidak pernah menangkap ikan sebesar itu sebelumnya.

Dalam novel ini,  setelah sang lelaki tua menyelesaikan pertarungannya dia harus bertarung lagi dengan ikan lainnya. Seakan-akan penulis ingin mengatakan “pertarungan baru akan dimulai, ayo maju! “. Kita tidak boleh lengah sebelum kita benar-benar sampai di tempat yang benar-benar aman.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s