Kerumitan Dibalik Cerita The Old Man and The Sea

Nopriandi Saputra (2125143345)

Kerumitan Dibalik Cerita The Old Man and The Sea

2 SI S

 

Novel The Old Man and The Sea ialah sebuah masterpiece yang diciptakan oleh Ernest Hemingway pada tahun 1952, ketika ia sedang tinggal di Kuba. Novel inilah yang mengantar Ernest Hemingway merengkuh hadiah Nobel Sastra pada tahun 1954.

Novel ini memiliki cerita yang sangat sederhana yaitu hanya tentang seorang lelaki tua bernama Santiago yang merupakan seorang nelayan dan ia selalu ditemani seorang anak lelaki bernama Manolin saat memancing ikan dilaut, sebelum lelaki tua itu mendapatkan sial, karena selama 84 hari tidak mendapatkan seekor ikan pun dalam lawatannya ke laut, karena hal itu orang tua dari si anak lelaki menyuruhnya agar tidak memacing lagi dengan lelaki tua itu dan menyuruhnya pindah kapal. Pada hari ke 85 akhirnya lelaki tua itu pergi dengan motivasi dan kepercayaan diri yang tinggi. Lelaki tua itu memulai petualangan barunya di Teluk Meksiko tanpa si anak lelaki itu.

Isi cerita novel ini benar-benar sederhana, lalu sebenarnya apa yang membuat novel ini mendapatkan hadiah Nobel Sastra? Jika dilihat dari cara Ernest Hemingway menarasikan ceritanya, novel ini terasa cukup nyata. Urutan dan detail yang ditulisnya pun terasa sangat nyata. Siapa pun yang membaca novel ini seolah-olah berada di dimensi yang di bentuk oleh penulis. Apa yang di rasakan lelaki tua itu ketika berada ditengah laut atau saat beradu ketangkasan dengan ikan Marlin, semuanya dapat wakilkan oleh novel ini. Mungkin karena inilah novel ini bisa mendapatkan hadiah Nobel Sastra. Kesederhanaan isi cerita novel ini tidak sesederhana dengan cara penulis membuat detail cerita yang begitu rapihnya.

Terlepas dari detail cerita, novel ini juga banyak mengandung nilai moral yang dapat diambil dari tokoh Santiago. Ia merupakan sosok yang gigih dan pantang menyerah, sudah 84 hari tidak menangkap seekorpun ikan ia tetap optimis bahwa besok ia bisa membawa pulang ikan hasil tangkapannya, walaupun kehendak tuhan berkata lain, kalau keberuntungannya belum menghampirinya di hari ini, tetapi ia tetap terhadap keoptimisannya menatap hari esok.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s