Arry Dwi Prasetyo

 

Uh, penulis sangat antusias menulis ini. Selain karena tuntutan dari tugas kuliah, adalah karena penulis sangat mengidolakan sang musisi legenda “Iwan Fals”.

Berumur 54 tahun tidak mengendorkan semangat dan eksistensinya di dunia musik. Baru – baru ini, Ia menyelenggarakan konser yang bertajuk “Situs Budaya” di rumah nya sendiri di bilangan Leuwinanggung, Tapos, Depok.

Alunan musik balada dan country yang sangat menawan dan juga lirik – lirik lagu nya yang sangat manis dan juga kritis adalah ciri khas dari Iwan fals. Lirik – lirik nya banyak mengandung kritik – kritik yang bisa dibilang cukup keras pada zaman itu terhadap pemerintahan di zaman orde baru. Suasana sosial sering kali menjadi tema di dalam lagu – lagu nya, baik membahas tentang bagaimana seseorang menjalani hidup, rutinitas kebosanan sehari – hari dan juga tema percintaan tak luput dibawakan oleh nya.

Lagu Menunggu Ditimbang Malah Muntah terdapat dalam album Orang Gila (1994). Lagu ini adalah curahan hati sang pengarang yaitu Iwan Fals sendiri. Bercerita tentang kejadian sehari – hari nya yang dimasukkan kedalam lirik lagu, dimana saat Iwan Fals sedang mencari ide dalam mengarang lagu dan ketika sang anak yang paling besar (Galang Rambu) baru pulang sekolah.

Kata – kata yang dimasukkan pengarang dalam memperhatikan keadaan sosial pada waktu itu adalah pada lirik :

“Hari ini ada berita

Polisi mati

Hari ini ada berita

Pembantu dibantai majikannya

Hari ini ada berita

Anak anak membunuh orang tua nya

Hari ini ada berita

Orang tua memperkosa anak – anak nya

Hari ini ada berita

Guru guru banyak yang sakit jiwa

Hari ini ada berita

Orang orang kaya takut bangkrut

Hari ini ada berita

Mahasiswa protes

Merah putih cemang cemong

Mau insaf susah

Desa sudah menjadi kota”

Dalam lirik tersebut, pengarang menyampaikan ketimpangan sosial yang terjadi pada masa itu. Baik dari segi fakta maupun opini.Dan juga di dalam lagu ini sang pengarang menyelipkan kata – kata yang ditujukan kepada istrinya Yos (Rossana) yang terdapat dalam lirik:

“Pelan pelan sayang kalau mulai bosan

Jangan marah marah nanti cepat mati

Santai sajalah”

Adalah kata – kata iwan untuk Yos karena selalu marah – marah karena Iwan Fals selalu menghisap ganja. Diceritakan pula ketika Iwan Fals sedang menghisap ganja di malam hari:

“Yos tidur galang cikal tidur

Yos bangun galang cikal tidur

Yos tidur lagi

Muntah kutelan lagi”

Disini Yos bangun dan memarahi Iwan Fals yang sedang menghisap ganja, dan Iwan Fals hanya bisa menelan mentah – mentah perkataan dari Yos.

Pada waktu itu Iwan Fals yang masih seorang pengguna ganja, sang istri selalu memarahinya karena aktif menghisap ganja. Akhir nya Iwan Fals sekarang sudah tidak mengkonsumsi ganja, dikarenakan sang istri yang cerewet, menjadi panutan anak – anak nya  dan juga dilarang oleh hukum.

Dalam lagu ini dapat kita temui curahan hati sang pengarang meliputi kejenuhan – kejenuhan nya, baik dalam lingkup keluarga maupun keadaan sosial pada waktu itu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s